Manchester City telah mencapai kesepakatan dengan Lille untuk merekrut gelandang asal Maroko, Ayyoub Bouaddi. Nilai transfernya mencapai €95 juta atau sekitar £81,4 juta, plus €5 juta bonus potensial. Dengan demikian, total nilai kesepakatan bisa menyentuh €100 juta.
Kesepakatan ini membuat pengeluaran musim panas City hampir menembus £200 juta. Sebelumnya, City sudah mendatangkan Elliot Anderson dengan nilai £116 juta. Bouaddi sendiri telah dilepas dari skuad Lille saat melawan Angers pada Minggu untuk menjalani tes medis di City.
Nilai Transfer dan Total Belanja Musim Panas City
Kesepakatan City dengan Lille untuk Bouaddi senilai €95 juta dengan tambahan bonus €5 juta. Nilai ini menjadikan Bouaddi salah satu pembelian termahal di bursa transfer musim ini. Transfer ini diperkirakan resmi dalam beberapa hari ke depan setelah semua proses medis selesai.
Jika dijumlahkan dengan pembelian Elliot Anderson sebesar £116 juta, total belanja City pada jendela transfer musim panas ini mendekati £200 juta. Angka itu menunjukkan keseriusan City dalam membangun ulang skuad mereka. Bouaddi menjadi bukti bahwa klub tidak ragu mengeluarkan dana besar untuk pemain muda.
Profil Ayyoub Bouaddi: Gelandang Muda Berpengalaman Internasional
Bouaddi adalah gelandang bertahan yang biasa bermain sebagai nomor 6. Usianya baru 18 tahun, tetapi sudah mencatatkan delapan penampilan internasional bersama timnas Maroko. Di turnamen Piala Dunia musim panas ini, dia menjadi starter dalam lima dari enam laga yang dimainkan Maroko.
Salah satu laga tersebut adalah perempat final melawan Prancis yang berakhir dengan kekalahan 2-0. Debutnya bersama Lille terjadi pada Oktober 2023 di laga fase grup Conference League. Saat itu usianya baru 16 tahun tiga hari, menjadikannya pemain termuda yang pernah tampil di kompetisi tersebut.
Sumber Dana dari Penjualan Rodri
Sebagian besar biaya transfer Bouaddi berasal dari penjualan Rodri ke Barcelona senilai £65 juta. Kesepakatan penjualan itu tuntas pada pekan lalu. Dengan begitu, City memanfaatkan dana segar dari kepergian Rodri untuk mendatangkan pengganti potensial di lini tengah.
Ini adalah strategi umum klub besar untuk tetap seimbang secara finansial. City tidak hanya mengandalkan kas klub, tetapi juga hasil penjualan pemain. Langkah ini membuat pembelian Bouaddi tidak mengganggu stabilitas keuangan klub secara berlebihan.
Persaingan di Lini Tengah dan Rencana Enzo Maresca
Bouaddi kemungkinan tidak langsung masuk starting XI yang disusun Enzo Maresca. Anderson akan debut pada laga pembuka Premier League melawan Bournemouth dan bisa bermain sebagai nomor 6 atau nomor 8. Karena itu, Maresca punya lebih banyak pilihan di lini tengah.
City juga masih tertarik pada gelandang Chelsea, Enzo Fernández. Chelsea membanderol pemain Argentina itu dengan harga £120 juta. Namun City diperkirakan menilai harga tersebut terlalu tinggi dan menginginkan angka yang lebih rendah.
Dampak Kedatangan Bouaddi bagi Skuad City
Kedatangan Bouaddi memberi City opsi jangka panjang di posisi gelandang bertahan. Dengan usia yang masih sangat muda, dia bisa ditempa perlahan tanpa harus tampil penuh sejak awal. Kehadirannya juga memperketat persaingan untuk memperebutkan tempat starter di lini tengah.
Dengan kemampuan Anderson bermain di dua posisi, Bouaddi tidak harus langsung menjadi starter. Dia tetap bisa mendapat menit bermain secara bertahap di berbagai kompetisi. City juga masih memantau Enzo Fernández, sehingga komposisi lini tengah bisa berubah sebelum jendela transfer ditutup.
Dengan kedatangan Bouaddi, Manchester City menambah kedalaman skuad di lini tengah. Pemain berusia 18 tahun itu punya potensi besar untuk berkembang dalam beberapa musim ke depan. Kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari klub setelah semua proses medis dan administratif selesai.
