Stadion Baru Manchester United Bukan Proyek Gengsi, Klaim Manajemen Meski Utang Bertambah

Manchester United Bantah Tudingan Proyek Vanity untuk Stadion Baru

Manchester United menegaskan bahwa rencana pembangunan stadion baru berkapasitas 100.000 kursi bukanlah sekadar proyek gengsi atau vanity project. Klub asal Inggris ini siap menanggung risiko tambahan utang demi mewujudkan stadion yang lebih modern dan luas. Namun, pihak manajemen bersikeras bahwa langkah ini adalah keputusan yang masuk akal (sanity project) dan akan mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi klub.

Stadion baru yang akan dibangun sekitar 350 meter di barat laut Old Trafford ini diumumkan pada Kamis lalu. Saat ini, Manchester United tercatat memiliki utang sekitar £1,3 miliar. Pada Maret 2025 lalu, CEO Omar Berrada menyebutkan biaya pembangunan stadion diperkirakan mencapai £2 miliar. Angka ini terus menjadi sorotan publik dan penggemar.

Pendanaan Stadion Baru MU: Utang, Ekuitas, hingga Naming Rights

Collette Roche, CEO proyek stadion baru Manchester United, menjelaskan bahwa biaya pasti stadion masih belum bisa ditentukan. “Itu pertanyaan sebesar $2 miliar. Kami bisa melihat biaya stadion lain, tapi kami akan membangun stadion yang sangat berbeda, lebih besar dari yang lain: 100.000 kursi. Jadi tidak ada harga pasti,” ujarnya.

Roche menambahkan bahwa klub masih membuka semua opsi pendanaan, termasuk utang, ekuitas, saham, dan investor lain. “Kami mendapat banyak pendekatan. Orang-orang bertanya: ‘Bolehkah saya ikut serta?'” katanya. Salah satu sumber pendanaan potensial adalah penjualan hak penamaan stadion (naming rights). Roche mengaku belum tahu nama stadion nantinya, namun pihaknya akan mempertimbangkan opsi tersebut untuk menekan biaya tiket agar tetap terjangkau bagi suporter.

Disiplin Anggaran: Pelajaran dari Renovasi Carrington

Sejak Sir Jim Ratcliffe masuk sebagai investor dua tahun lalu, Manchester United menjalankan kebijakan penghematan ketat, termasuk melakukan sekitar 450 PHK. Roche menegaskan bahwa klub tidak akan lepas kendali dalam mengelola biaya pembangunan stadion baru. Ia mengingatkan pengalaman sukses renovasi pusat pelatihan Carrington yang selesai tepat waktu dan sesuai anggaran £50 juta.

“Saya tahu hal-hal bisa di luar kendali. Orang-orang bilang soal Carrington: ‘Kamu tidak akan pernah selesai tepat waktu dengan harga segitu.’ Tapi kami berhasil karena disiplin,” tegas Roche. Ia menekankan bahwa pengelolaan biaya yang ketat menjadi prioritas utama klub saat ini.

Kekhawatiran Suporter Soal Utang dan Desain Stadion

Banyak suporter yang khawatir utang klub akan bertambah besar akibat proyek stadion baru ini. Roche menanggapinya dengan mengatakan bahwa tujuan utama stadion baru adalah menampung lebih banyak penggemar yang saat ini tak kebagian tiket. “Kami punya banyak fans yang ingin menonton pertandingan tapi tidak bisa. Jadi kami butuh stadion yang lebih besar,” jelasnya.

Roche juga menambahkan bahwa jika memang jalur utang yang dipilih, itu bukan berarti membebani klub. “Kami punya opsi pendanaan lain. Di sekitar pertandingan, orang akan tinggal lebih lama. Kami akan punya semua fasilitas dan pengalaman lain. Itu akan menghasilkan lebih banyak pendapatan. Pendapatan itu akan kembali ke klub, tim, dan mengembangkan sepak bola kami,” paparnya.

Ia juga menganalogikan utang stadion seperti KPR rumah. “Tidak ada stadion yang dibangun tanpa pinjaman. Saya yakin kalian semua tidak membayar rumah dari kantong sendiri. Kami harus memastikan ini masuk akal dan menghasilkan pendapatan untuk masa depan klub,” tambah Roche.

Desain Stadion Disamakan Tenda Sirkus? Masih Bisa Diubah

Desain awal stadion baru Manchester United menuai kritik karena dianggap mirip tenda sirkus. Menanggapi hal ini, Roche menyatakan bahwa desain belum final. “Apakah sudah batu? Tidak, itu yang pertama. Kami masih dalam proses. Kami tidak akan membongkar semuanya begitu saja, tapi sekarang kami tahu lokasinya, kami harus memastikan semuanya pas di tempat yang tepat,” ujarnya.

Roche menambahkan bahwa persepsi publik terhadap desain stadion seringkali terlalu cepat. “Kami meluncurkan konsep stadion baru dan semua orang jadi bersemangat, lalu mereka memutuskan seperti apa stadion itu, padahal saya sendiri yang menjalankan proyek ini belum tahu,” keluhnya.

Jadwal dan Proses Perizinan Stadion Baru MU

Rencana stadion baru ini merupakan bagian dari draft wharfside strategic master plan untuk pengembangan kawasan sekitar. Pada 20 Juli mendatang, komite eksekutif Dewan Trafford akan memutuskan apakah akan menyetujui rencana induk tersebut. Jika disetujui, konsultasi publik selama delapan minggu akan dimulai pada 28 Juli. Roche menegaskan target penyelesaian stadion baru adalah pada tahun 2035.

Stadion baru Manchester United diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru klub, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian kawasan dan sumber pendapatan berkelanjutan. Meski dihadapkan pada tantangan utang dan kritik desain, manajemen optimistis proyek ini akan membawa masa depan yang lebih cerah bagi Setan Merah.